5.05.2011

「Why does it rain, rain, rain... down on Utopia?」 Within Temptation ft. Chris Jones - Utopia

2.02.2011

Mainan Baru. Plesotan, eh, Plestesen 2.

「aaa...aa...aaaaaa..aaaaaaaaaAAA... (WTF! there's no such lyrics like this -_-)」 Persona 3 OST - Poem of Everybody's Struggle

Kali ini aku mengalami displace dalam wifian. Mengapa begitu? Karena Dewa Petir mengamuk dan menghancurkan FIB berkeping-keping dan membuat para mahasiswa, serta dekan dan antek-anteknya terbang bagai anai-anai. Haha, nggak kok becanda, berita itu bohong adanya. Aku aja ga ngerti anai-anai itu apaan.
Wifi FIB dimatiin dan aku gak tau kenapa, akhirnya aku nyari tempat koneksi yang baru kemudian akhirnya akupun kepikiran buat daftar di perpustakaan Kampus B. Berhubung aku males sendirian, akhirnya aku bawa satu orang lagi buat jadi companion, Lazu. Seperti yang sudah dikabarkan, wifi perpus ga bisa buat direct download, SIAL!!. Tapi... untung buat torrent jalan dan bahkan tembus 600kbps
yak, berhubung aku cuma bawa 1 party rasanya cukup menyenangkan. Tenang, damai, nyaman pula soalnya ga ada yang minjem. Soalnya seringkali aku bawa laptop, tapi seharian dipinjem dan akupun hanya make selama beberapa menit saja. Mau ga dipinjemi juga ntar dikatai pelit. Padahal ada dari mereka yang punya laptop sendiri


BTW, minggu-minggu ini cukup intens buat persiapan kegiatan sabtu-minggu next week. Anak-anak perlangkapan yang paling keliatan kerja kerasnya. Aku sendiri masuk Publikasi. Disuruh bikin poster, stiker, baliho, sama spanduk.


Itu baliho...

Itu Poster...

Itu Spanduk...

Yang paling beda dan rada absurd ini adalah stiker...
Sebenernya publikasi sendiri ada 4 orang. Tapi yah... kita cuma kerja bertiga dan kita mampu.


Well, soal itu mending jangan dibahas. Lagian kayaknya banyak yang kena tekanan. hahaha...
Sekarang di kost ada hiburan baru, PS2. Pada bertanya-tanya gimana aku bisa dapet tu barang? Ya, nyolong dari rumah. Aku tau nyolong dari rumah sama aja bukan nyolong, apalagi aku bilang dulu ke orang rumah dan ternyata boleh. Jadilah saya sebagai pencuri yang minta ijin dulu pada orang yang punya barang yang akan dicuri. Absurd sekali.


Segitu dulu aja deh. mau main Persona 3 dulu xD

NB: komen seperti apapun dipersilakan... xD
2 comments

11.30.2010

Saras 008 dan Godzilla - Bersama Mereka Aku Berbagi

「Kagirinaku hirogaru masshiro na ashita ni nani wo egaku.」 ROOKiEZ is PUNK'D - Complication

Pulang malam seperti biasa...
Hari ini, tepatnya malam ini ga ada kejadian spesial yang terjadi kecuali bangun jam setengah 10 pagi[?] dan terpaksa bolos kuliah chuukyu. Begitu berangkat kuliah, aku langsung masuk ke SC, buka laptop, dan bercinta dengan laptop tersayang.
Fuh, sedikit lega karena kerjaan sedikit berkurang.


Well, di post sebelumnya kan aku udah menyatakan kalo aku adalah Ranger merah gak akan lega sebelum November berakhir. Finally, November has reached its END!!
Mau tau apa yang bikin aku sebegitu paranoidnya sama November taun ini? mau tau kan? mau dong~
Aku main kelereng sama Obama.



YA NGGAKLAH!!
Tapi jadi ketua Bakti Sosial
Yah, bagi kalian yang biasa jadi ketua, mungkin ngeremehin aku kenapa cuman gitu doang mikirnya sampe segitunya. Aku baru kali ini mimpin sesuatu kayak gini, jadi experienceless. Jadi aku harus nyiapin apa aja yang musti disiapin dan... well, I think I'm not that bad. Kekuranganku ditutupi oleh anggota panitiaku yang bener-bener unbreakable, meskipun banyak diantara mereka yang sehari sebelum acara merangkap sebagai panitia seminar di departemen Sastra Jepang, departemenku.

Okay, let's explore the days past. Karena kegiatan Baksos kemarin diadakan selama 2 hari, maka di post ini juga bakal aku jadikan 2 chapter. Check it below:


Day 1 - The Beginning. Struggle against 5 years-old children.
Sudah tau kan dari titlenya? "5 years-old children". Ya, kita ke taman kanak-kanak, berbagi bersama anak-anak kecil yang nanti gedenya berpotensi menjadi Saras 008 atau bahkan jadi Godzilla.

Kita siap-siap pukul 7.00 pagi, hari Sabtu 27 November 2010 dan berangkat pukul 07.45. Begitu kita sampai di TK tempat kita mengadakan acara, kita disambut dengan para "hatchlings" itu dengan sorakan, kemudian kita dilempar tomat.
Bukan! Yang bener, kita masuk ke kelas setelah laporan utama dulu bersama ibu kepala sekolah yang-anaknya-kuliah-di-desgraf-UPN. Bener-bener emang! Anak kecil sekarang udah mengalami pendewasaan dini! Seperti kalian mengalami penuaan dini. Masa baru masuk langsung ada yang nyeletuk "Eh masnya ganteng." mungkin tu anak nunjuk ke aku , terus "Eh, mas yang rambutnya panjang itu kayak bencong!" nah yang ini jelas nunjuk sebelahku.
Kita masuk, pembukaan. Apesnya aku yang musti ngasih sambutan. Kemudian mereka diajari main sambil belajar origami, mini games, buat Teru-teru Bouzu (boneka penangkal hujan khas Jepang) sampai belajar greetings dalam bahasa Jepang.
Kalo kubayangkan sih kita disini berasa nyari kloningan kita waktu kecil. Seperti Risda yang 'nemu' anak yang mirip Riza -pacarnya-, sampai ditemukannya makhluk Epic yang sebenarnya sudah punah tapi masih bertahan satu lembar. Ya, anak itu mengalami kesialan karena sudah mirip sama aku. Namanya Nemo.
Pukul 10.00 acara selesai dan kita balik ke kampus buat prepare untuk keesokan harinya.




Day 2 - The Final. Those who care about the one who lost their parents.
Hari ini sedikit telat sih waktu ngumpulnya daripada yang kemarin. Tapi gak masalah, kita sampai dengan tidak tepat waktu di tujuan selanjutnya, Panti Asuhan.
Acaranya sama seperti kemarin, cuman kali ini lebih lam satu jam dan ada tambahan acara dari sang koordinator perlengkapan, Ghofur. Berhubung tempat yang ga begitu besar, aku command para panitia untuk gantian dan jangan semuanya masuk karena aku yakin bakal gak efektif. Waktu kulihat acara berjalan sesuai rencana, dan berhubung aku pegang kamera, aku iseng beberapa menit untuk mengambil foto...



Kelakuan absurd bos [DPO] saya. Jangan ditiru.


Menyenangkan bisa berbagi bersama mereka yang membutuhkan. Aku sedikit bersyukur karena tidak jadi mengadakan acara sharing karena bisa jadi mereka -dan tentu saja kita- akan menangis. Tujuan acaraku adalah berbagi, belajar, dan bersenang-senang. Aku gagal jika ada salah satu saja diantar panitia dan peserta yang menangis karena acara ini.
Pukul 11.00, acara selesai dan kita kembali ke kampus. I've finished my job well, hopefully.

-Epilogue-
Besok udah waktunya buat sedikit lebih fokus ke urusan kuliah, dan beberapa event lain yang akan menghantuiku. I'll face them!! Tapi yang paling penting, jangan sampai aku bangun kesiangan kayak tadi...
Sedikit hal yang menggangguku, "Bisa nggak sih aku menjadi leader yang lebih baik dari itu dan dipercaya sama anggota-anggotaku?"
Tentu saja aku berharap bisa, tapi aku tidak akan bisa kalo aku tidak dipercaya.
Kepercayaan adalah sesuatu yang rumit, jika aku mendapatkannya maka aku harus menjaganya. Karena kekecewaan akibat gagalnya sebuah kepercayaan hanya akan memiliki 10% kemungkinan untuk mendapatkan kepercayaan itu kembali.
Begitu menurutku....