2.22.2014

Fly, Bird! Fly Up High!!

At least, I've finished my studies.
At least, I gave my best.
At least, I'm going one step ahead.

Biasanya aku pake lirik lagu buat ngawalin post, karena memang menurutku kebanyakan lirik lagu itu menginspirasi dan mewakili perasaan manusia. Tapi kali ini sedikit berbeda, kali ini spesial.

"A Song of the Caged Bird"
Violin instrumental karya original dari Lindsey Stirling ini nggak ada liriknya (jelas aja lah! namanya juga instrumental). Mungkin beberapa orang ngerasa musik ini terkesan galau apabila dilihat dari sisi judul dan play dari musik ini sendiri. Tapi menurutku, musik ini justru bikin semangat.

A caged bird, eh? I always feel like I'm caged in this place called campus. It's long enough to convince myself so that this place had become my current comfort zone. Disini aku belajar, disini aku tertawa, disini aku menangis, disini aku marah, disini aku menjalin hubungan, disini aku menghabiskan masa, dan disini aku mengadu diriku sendiri. Banyak sekali pengalaman manis dan menyenangkan di tempat ini, dan mungkin akan banyak pula pengalaman yang justru membuatku sedih apabila nantinya mengunjungi tempat ini lagi. Hanya Tuhan yang tahu.

"Kali ini burung itu harus meninggalkan sangkarnya dengan bekal yang ia dapat dari sangkar lamanya menuju sangkar baru. Untuk mengadu kemampuan berkicau dan kecepatan yang ia miliki dengan berbagai burung lain yang singgah di sangkar yang sama, sangkar baru baginya. Ia tahu, ia masih sangat hijau. Ia tahu, ia akan mengalami kekalahan. Namun ia pun tahu, bahwa ada sesuatu dalam dirinya yang tidak dimiliki burung lain dan ia harus yakin bahwa hal itulah yang akan membuat dirinya kuat selain kemauan dirinya untuk tidak menyerah dan mau untuk terus belajar."

Ah, aku belum jelasin ya apa kenapa musik ini justru bikin semangat? Yah, walaupun sebenarnya alasannya sudah sedikit tersirat di dua paragraf diatas, sih. In other words what I'm trying to say is, tempat yang sudah jadi rumah kesekian bagiku ini cepat atau lambat akan aku tinggalkan. Sedih karena harus meninggalkan tempat yang begitu berkesan ini, namun disisi lain, kebangkitan untuk berani menatap kedepan dan mencari masa depan untuk menciptakan tempat baru yang pantas untuk aku tinggali bersama orang yang berhak tinggal denganku. I may not look so determined, tapi kemauan untuk dapat menciptakan hidup yang lebih baik dengan tanganku sendiri mungkin akan berasa sangat memuaskan apabila nantinya aku berhasil.

Dengan ini secara resmi kamu akan terjun ke masyarakat. Berjuang demi dirimu sendiri dengan dukungan teman-temanmu yang mendukungmu beserta orang-orang terdekatmu. Yakinlah bahwa kamu akan menang, yakinlah bahwa kekalahan yang nantinya kamu alami akan menjadi pengalaman yang sangat berharga bagimu. Jangan pernah berhenti dan teruslah belajar.

"Remember to look up in the stars and not down at your feet. Try to make sense of what you see and wonder about what makes the universe exist. Be curious. And however difficult life may seem, there is always something you can do and succeed at. It matters that you don’t just give up." - Stephen Hawking


More power to Alfi Ardian Pratama, S.Hum!

1.14.2014

It's a Trap!

When the stars start to shine, the gods above are smiling in the night. Like spark to a flame, feel it as my fear begins to fade. (To Feel Alive - Iameve)
Fuhh... entah cuma aku ato apa - apa mikirinya gak jauh dari life, live, kehidupan, ato sesuatu yang kayak gitu.
Looks like I missed that kind of conversation.
Eh tapi emang sih, mungkin harusnya aku lebih keluar mencari orang-orang yang tepat dan mau bicara panjang lebar tentang kehidupan (walau mungkin aku lebih banyak mendengarkan). Tapi you know what? How am I supposed to exit my current sphere (baca: kamar) if I still have something I have to do?!
Oke aku kebanyakan meracau gara-gara tengah malem ngidam kebab.
Eh belom tengah malem ya?
Ah bodo amat. Buat adek bayi juga ini udah tengah malem. *pasang wajah polos*

Well, hari ini ada satu hal yang bikin shock. Apel 2 biji harganya 20ribu lebih.
....
Men, ini emang aku yang bego gara-gara belinya di Minimarket "mudah dan hemat" ato aku yang gak tau sistem harga disono gimana yak. Bayangin men, DUA biji. Tapi kuakui emang lumayan enak sih apelnya, jadi gak nyesel-nyesel banget beli mahal. Tapi tetep, buat anak kos kek gini bikin nelen ludah juga rasanya. Untung masih ada cadangan duit, kalo gak ada tar bisa-bisa taneman depan kosan bisa abis kugerogotin.
Jadi ceritanya, di kulkas itu tadi kuliat harganya 4650 rupiah, jadi pede aja ngambilnya. Terus pas ke kasir, mbaknya bilang "tiga puluh dua ribu, mas" (sama beli beberapa barang lain soalnya). Daaaaan... keringat dingin. Pas buka dompet, untung nemu 50ribuan. Hidupku selamat tanpa menanggung malu :')

5.29.2013

Self Thought [1]

It was a perfect day. What I'd give if I could find a way to stay.Lost in this moment, now ain't worried about tomorrow. When you're busy living in a perfect day
Lady Antebellum - Perfect Day
こんにちは!
Setelah sekian lama, yah gak lama-lama banget lah cuman 3,5 taun kelewat dan tau-tau sekarang akhir masa kuliah sudah diujung mata. Semester 8 sedang kutapaki. Semoga saja tahun ini cukup untuk menyelesaikan skripsi.
...............
apaan sih, setelah sekian lama posting tau-tau bahasnya gini. Padahal tiap kali ketemu anak-anak, khususnya anak-anak KKN aku sama ketua kelompok KKN dulu paling anti bahas tugas akhir. Walaupun ujung-ujungnya bahas itu juga.

Well, I'm home while writing this. Sedikit kangen rumah berhubung besok waktu balik ke Surabaya lagi kemungkinan bakal langsung tembus ke Jakarta. Udah lama nggak mampir kesana, lagipula ada Nouryoku Shiken (Ujian kompetensi Bahasa Jepang) dan Gelar Jepang UI 2013!!
Somehow it brings back memories of 3 years ago, ketika aku dan beberapa anak ditujuk oleh himpunan untuk mewakili lomba igo (board-game dari Jepang). Tapi ga tau juga sih ini nanti bakal mampir atau nggak, berhubung belum lihat situasi dan kondisi. Apalagi kemarin-kemarin dapet berita kalau komuter sekarang udah nggak lewat stasiun UI lagi.
Whatever, yang jelas nanti pas nyampe disana mau jalan-jalan sih. Tapi belajarnya juga mungkin, review pelajaran sebelum tes. I feel somehow the test is going to be harder, even though I take a lower level than last year. Tapi yah, tetep kepercayaan diri nggak boleh ngedrop dong~
それでは、また今度~

8.10.2011

Petualangan Sebelum Puasa. Eh, Tapi Sekarang kan Udah Puasa!

「いつか希望も絶望も「無」になる時が来れば、まことの所在に気付くだろう。」
(one day, if there'll be a time when I lost hope and despair, will I come to realize where the reality is?)
Kanon x Kanon - Calendula Requiem

Bulan Agustus tiba seiring dengan datangnya Bulan Suci Ramadhan. Akankah Putri Kaguya turun dari bulan?
Holla~ anggap saja kalimat kedua diatas sebagai penggembira. Well, Ramadhan udah menginjak 9 hari dan Alhamdulillah sejauh ini lancar jaya bahagia sejahtera karena ga ada halangan yang berarti apalagi saya laki-laki, kalo kena halangan ya bisa mampus saya. Ini hari ketiga aku di rumah setelah 2 bulan lebih ngemper di Surabaya, tepatnya di kampus. Kenapa aku bilang ngemper? soalnya di Surabaya aku jarang banget ngabisin waktu buat di kost. Gga peduli masuk ato libur, dari pagi sampe tengah malem pasti ngabisin waktunya di kampus buat kencan sama makhluk halus makan bandwith a.k.a WiFian sama ngegame.

Detik-detik menjelang Ramadhan kemaren bener-bener kita manfaatin buat adventure rame-rame. Ceritanya sih mumpung belom masuk bulan puasa, mendingan capek dan cari kesenangan dulu. Jadilah kita berangkat camping ke Pulau Sempu di daerah pedalaman kota Malang sana seperti yang udah direncanain berbulan-bulan yang lalu. Well, langsung aja ke pic biar ga dikata hoax gan!


Rebutan makanan!!!


Makk!! Aku nemu Flying Dutchman makk!!!


Pemirsa, telah ditemukan Paus Biru terdampar sambil megap-megap seperempat bernyawa di perairan tang tak terlalu berair.


Mungkin kalo backgroundnya dikasih efek petir jadi sangar. Living Skeleton!!


Squad para wanita ada disini.


Laut, berikan kekuatanmu padaku!! Berikan aku keabadian!! *terus dimakan Lochness*


Salah satu penampakan Laguna Loire di Sempu

Petualangan memang nggak menarik kalo nggak ada cerita mistis sebagai adonannya salah satu elemennya. Disini aku memang orang awam, tapi berdasarkan beberapa temanku yang bisa 'melihat', di atas tebing yang paling tinggi di sisi kiri (ga sempet foto ) ada semacem tahta. Terus tiap malem ada kapal perang besar dengan aksesoris total 12 meriam yang parkir di laut tepat di depan tenda kita. Berasa kayak di Pirates of Carribean, kan? Kata mereka lagi, laut ini udah termasuk laut selatan yang well... kalian tau kepercayaan beberapa orang kalo laut selatan itu emang banyak hal kayak gini. Sekedar info aja soalnya aku juga nggak bisa lihat sesuatu yang halus-halus kayak makhluk halus, bukan orang yang kena Hydrocephalus.

7.18.2011

Yosakoi. Hei Ini Pertama Kalinya Aku Nari!!!

「And I don't want the world to see me, cause I don't think that they'd understand. When everything's made to be broken, I just want you to know who I am.」 Goo Goo Dolls - Iris

Saya kembali lagi dengan hati gembira
Well, 1 tanggungan sudah terselesaikan. Di post sebelumnya aku udah cerita kan di bulan ini ada 2 event yang musti dilakuin, Kinenbi dan Festival Yosakoi.
Festival Yosakoi itu... Entah kenapa sangat menyenangkan!!

Oke, kemarin aku juga udah bilang soal latihan yang emang agak kurang maksimal gara-gara jarang banget latihan full team (hampir ga pernah malah!!) tapi untunglah pas menjelang hari kiamat hari H, sempat satu atau dua kali latihan full team. Aku juga nggak bisa bilang kalo itu nggak cukup walaupun sebenernya emang ga cukup buat target kemenangan, tapi yah berhubung kita ikut dengan visi "Ko-J-Tsu kan entertain" atau dengan kata lain kita ikut cuman buat seneng-seneng jadi ya ga perlu mikirin kemenangan.

Latihan pertama kali di Bungkul, aku semangat ga karuan. Aku sendiri juga agak heran, aku yang paling ga bisa nampang apalagi latian ginian di depan publik yang notabenenya rame banget bisa tampil dengan wajah kinclong, harap dicatat kalau wajah saya bukan bokong wajan yang abis digosok sampe mengkilap.
Mungkin karena Tim yang aku ikuti ini punya tema yang aku suka banget, Sengoku. Yap, Sengoku kan temanya dari jaman feodal jepang yang perang-perang gitu jadinya hampir ga ada gerakan cewek sama sekali, malah terkesan keren kayak guweh.
Alasan yang lain lagi mungkin karena ada 'rumput tetangga' disitu. Mataku jadi ijo dan... yah, jadilah mereka mood boosterku, alasan bodo kan? ah ga peduli

Gladi Bersih. ga beda jauh dari latian sih, tapi kali ini dengan panggung yang udah disiapkan dan dengan situasi yang bisa diperkirakan untuk fitting formasi. Begitu udah siap, kita cek-cek persiapan lagi buat besok kita tampil di urutan 37. Urutan 37 untuk Tim Sengoku Ko-J-Tsu!!!

Hari H. Aku usahain nyantai senyantai-nyantainya. Pagi itu aku nginep di SC kampus demi kebaikanku sendiri, kebaikan tim, serta kebaikan seluruh umat manusia. Kalo saja aku tidur di kost, ga kebayang gimana ntar aku dirajam sama anak-anak gara-gara bangun jam 10 pagi. Padahal Festival dimulai jam 9an.
Pagi itu juga tim Niseikai yang udah punya target menang bener-bener nyiapin kebutuhan mereka sejak dini hari. Sebagai pengecualian, aku, masih pulang kost buat mandi padahal anak-anak tim lain seperti Hime Sentai dan Yosakoi Niseikai udah prepare banyak. Saat itu, aku, malah kelayapan ga jelas.
Begitu udah beres, aku, Gembul, dan Mbak Meitha berangkat ke Taman Bungkul sebagai Tempat kejadian Perkara dari kasus ini. Begitu nyampe, aku ngobrol-ngobrol bentar abis itu mulai pake kostum dan make up. Sang pembuat kostum, Mbak Aik ini bener-bener kakkoi kalo ngedesain. Aku suka banget kostum yang kita pake waktu itu, keliatan keren dah saya. Wakakakaka. Nah, begitu udah dipake kita tinggal minta tolong buat make up dan SATU hal yang paling aku sukai disini adalah waktu Mbak Meitha ngasih hairspray dan ngacak-acak rambutku dan hasilnya sungguh-amat-sangat bagus *bagiku* dan well, aku jadi tambah keren

Okay, tinggal menunggu nomor 37 buat tampil. Setelah Niseikai, dan Cosura, tibalah giliran kita. Aku yang awalnya nyantai tiba-tiba disini deg-deg'an akut! Well, untung dengan teknikku deg-deg'annya bisa diredam dan HELL YEAH!! kita maju!!!
Jargon "MAIRU!!" telah diteriakkan dan kita bergerak seiring musik berdentum kayak gunung meletus. Ga se'ekstrim itu sih, paling kayak sound system aja *Ya jelas lah!!*. Aku bergerak dengan menyenangkan dan untunglah miss gerakanku nggak banyak dan aku suskses tersenyum ceria dengan teriakan yang menurutku cukup mantap juga. Setelah 3 menit berlalu, We're done!!

Kupikir tampilnya udah, ternyata belum.

Sekarang nari wacho di jalan. Aku yang masih agak ketetran disini udah ga gitu peduli sama kesalahan-kesalahan, yang penting gerak dan ikuti depannya!! Akupun akhirnya bergerak dengan apa adanya dan masih dengan senyum dan teriakan yang sama seperti waktu tampil dengan juri tadi. Pas aku asiknya menari, Shohei-san bawa medali naruko yang *mungkin* diidam-idamkan semua peserta disitu. Awalnya aku ga peduli, udah terlanjur keenakan nari sih. Tapi akhirnya Shohei-san dateng ke arahku dan mengalungkan medali naruko itu ke aku. YAY!! KONO MONO GA MORATTA!! Aku otomatis tambah semangat dan bangga yang pasti!! Apalagi setelah aku tau kalau yang dapet itu Aku, Gembul, sama Mbak Meitha. Kerja keras kita guys!! mengingat yang paling sering latihan adalah 2 orang itu. Tapi agak kesel juga kalo sempet dibilang kita Nepotisme gara-gara yang ngasih itu sensei dari UNAIR dan dikasihnya ke anak-anak UNAIR pula. Tapi yah, aku yakin bukan itu alasannya, karena mereka professional maka mereka pasti memberikannya karena kami memang pantas untuk mendapatkannya. yang belum dapet, ayo semangat buat tahun depan!!

Yosakoi selesai dan kita tinggal nunggu pengumuman jam 3 nanti.
.
..
...
BETE!!!!!!!!!!!
Ngantuk akut gara-gara semalem tidur ga maksimal bikin bete. Akhirnya kutinggal jalan-jalan sendiri muterin taman Bungkul sambil mampir-mampir ke tempatnya Niseikai dan Hime Sentai. Puter-balik, puter-balik. Oke, aku capek sendiri dan aku akhirnya duduk-duduk di tempat anak-anak Niseikai istirahat. Entah berapa kali aku duduk terus pergi, terus balik lagi kesitu sampe pada akhirnya aku ngeliat Vita, Broden sama Ex disitu lagi pada tidur di pundaknya Broden. Aku tau ini mungkin ga perlu atau aku ga punya hak buat ini, tapi jujur aja aku jadi sebel sendiri gara-gara si Ex juga ikutan disitu walaupun aku juga tau kalo dia masih ngantuk dan mungkin bosen nunggu pengumuman. Akhirnya aku mutusin buat muter lagi daripada bete sendiri. Oh ya, sebelum itu aku kan ngumpul sama beberapa orang yang tersisa di tongkrongannya anak Ko-J-Tsu. Aku sempet tidur beberapa detik sih, tapi untungnya aku bawa buku buat ngilangin ngantuk. Baca deh~~

Jam 3 mulai mendekat, waktu itu lagi killing time sama Sanji, Gembul, Mbak Meitha, Mbah, sama Om lagi ngobrol-ngobrol ga jelas sambil minum es camcau seharga 2000 perak, murah jeh!! Terus aku balik ke tempatnya anak-anak dan denger pengumuman. Yak kita menang kostum terbaik!!! Sasuga Mbak Aik, desain kostum yang keren dan bikin aku jadi keren! You deserve it mbak! :D
Alhamdulillah juga Yosakoi Niseikai jadi Juara Umum kali ini. Selamat!! Kerja keras kalian terbayar tuntas!!
Sedikit perayaan dan seneng-seneng atas kemenangan ini kita foto-foto. Yang paling aku seneng waktu tim dari Niseikai, Ko-J-Tsu, dan Hime Sentai yang notabene jebolan Yosakoi Niseikai juga ikutan foto bareng. Jadi satu foto itu ada 3 kostum yang berbeda. Asli keren!!

Well, ini partisipasi pertamaku di Event Cross Culture 2011 di Surabaya. Aku juga rencananya mau ikut lagi tahun depan di Aozora, atau paling nggak ikut sama Gembul + Mbak Meitha karena paling menyenangkan kalo ada 2 orang itu di satu timku. Apalagi mbak Pipit juga rencananya juga bakal ikutan, perfect!!! Masih gambaran sih, belum tau juga nanti jadinya gimana. Hehehe
Tapi yah... Udah lama aku nggak ngerasain kesenangan kayak gini. Dan kupikir aku mulai suka sama Yosakoi. Well, Pengalaman pertama yang sukses bagiku dan semoga buat kedepannya juga. KO-J-TSU!!! GONBE~~!!!!!!

BONUS FOTO!!!











7.09.2011

Tulisan Nggak Penting Kok ya Tetep Ditulis?!

「Sotto hiraita te no hira Inochi no shirushi... Hoshi no umi ni Hitashite goran」 Origa - Mizu no Madoromi

It's July already, dan saya sedikit merdeka karena UAS sudah selesai! Hohohohahahaha!!
Tapi tak semudah itu karena jeratan dosa masih melilitku event terbaru Sastra Jepang akan berjalan 2 minggu lagi. Ditambah lagi sebelum hari itu tiba, aku harus menghadapi turnamen memperebutkan Dragon Ball Yosakoi.

Untung saya masih punya game.
Oke, abaikan game. Aku masih pingin ngomong soal Yosakoi dan Kinenbi (event terdekat kita). Saa, Yosakoi kara hanasou...
Sedikit miris pas tiap aku latian yang dateng seringkali ga sampe 10 orang. Padahal formasi sama ketepatan gerakan juga sebenernya musti dikontrol biar jadi lebih kompak. Masa yang sejak awal udah ikut jadi jarang dateng, tapi aku yang notabene jadi mercenary malah lebih sering dateng daripada mereka?! Oke, aku emang ga selalu dateng tiap hari karena aku juga ada beberapa urusan di kampus. Tapi paling ga jadilah lebih rajin daripada orang luar (disini aku sebagai orang luar Ko-J-Tsu). Tapi yaudahlah, masih ada waktu seminggu lagi. Masih ada kesempatan. For this event, I don't need to win. Cuman pingin ngerasain sesuatu yang belum pernah kulakuin aja. Simple.

Sekarang Kinenbi. Berkat beberapa hal, aku jadi bisa ngerasain aku waktu 2009/2010 dulu. Yang seperti apa? seperti orang yang kalah undian tapi dapet hadiah hiburan sebesar 1 milyar. Oh well, kalo misalnya beneran gitu pasti aku udah kaya. Sayangnya enggak...
Yaudahlah, siapa saya dan bagaimana saya bukanlah hal yang penting banget sampe perlu dipikirin. (entah kenapa kalimatku yang ini awut-awutan. Ah peduli amat)
Jujur aja aku ga mau terlalu mikirin hal ini karena ada beberapa alasan. Jadi ya aku tinggal jalanin apa yang perlu dijalanin, ga terlalu banyak mikir.

Hahaha... keknya kali ini aku nulis sesuatu yang nonsense ato apalah kalian menyebutnya. Soalnya emang aku lagi ga tau apa yang musti kutulis, tapi aku pingin nulis. Wah, jadi keinget katanya Cicero, dia bilang "Even if you have nothing to write, write and say so."
Kalimat yang menarik....

6.03.2011

Entah Apa Lagi Ini: Scrap Ga Jelas? Iya. Soal Metematika? HELL NO!!!

Gatau juga mau nulis apa, sekarang jam 1.45 dan aku sudah disuruh matiin laptop beserta internetnya. Emang sih, mestinya udah dimatiin. Aku aja pake internet ga pernah sampe jam segini. Tapi berhubung ada Vita yang ngajakin ngobrol ya... fine lah, lagian aku juga lagi males ngapa-ngapain. Tidur juga masih ga nyaman.

Sebenernya akhir-akhir ini rada-rada sedih (tapi tetep, jam goblok khusus Alfi tetep ada. wakkakakakaka). Yah, aku sih beberapa hari yang lalu emang sempet down, tapi aku bersyukur juga bisa tau kebenarannya. Cuman sayang, kebenarannya baru keluar di belakang. Mungkin Yang Diatas baru ngasih tau belakangan biar aku bisa belajar juga buat tetep ngontrol diri dan mikir sebelum bertindak dan jangan buru-buru. Jujur aja aku emang seperti itu, tapi dulu itu aku mikir, kalo ga sekarang, kapan lagi? Apalagi waktu itu aku ada sesuatu (ya, sesuatu) yang jadi support, overall persiapan udah ada. Well, i did it hingga akhirnya kebenaran dan kenyataan yang dicombo dengan waktu yang akhirnya membuat aku harus diam and I hate it so much gara-gara jadi ngerasa kalah. Eh, nyambung ga sih? Ah kasih wifi aja deh biar nyambung, sekarang koneksi kabel udah ga jaman (nah ini pake modem kabel, berarti saya ketinggalan jaman dong?) #anceneKoplak

Sekarang tinggal gimana aku memperbaikinya. Well, sesekali diuji kayak gini worth it juga. Berusaha untuk yang kedua kalinya agar tidak mencari sebuah pelarian yang mungkin ujung-ujungnya justru malah bikin repot sendiri. Tapi jujur aja aku emang lari sih, tapi larinya ke laptop, tugas, bikin desain, ngelayout, dll. Ajaibnya, aku jadi semangat. Ya, ajaib kan? padahal aku nggak punya jin kayak Alladin. Cuman ya ini, memperbaikinya yang kadang agak susah. Kalo diibaratkan awal itu titik nol, mungkin sekarang aku mulai lagi dari titik minus. Entah minus berapa. Yah, nonsense sih... tapi setidaknya kemungkinan seperti itu emang ada. Dan objective kali ini adalah mengembalikannya seperti semula setelah posisi jatuh ke angka minus tadi. Sekedar mengingatkan, walopun aku nyebut nol, sama minus bukan berarti disini kita bahas matematika entah itu aljabar, matrix ato kalkulus. Killing me with a kiss is far better than killing me with a math (tapi ya liat dulu yang mau ngasih kiss siapa? Bencong? mendingan aku terjun dari atas Grand Canyon kalo itu sih.)

Well then, for the last words for this post. I gratefully thank Allah for gave me this chance although in the end I got hurt. Dammit, You gave me cruel moments, yet memorable. Please give me more lessons about everything, especially about life. Your lessons sure are interesting. *LOL
And for her, Thanks for coming to this soul. You made me remember that I should not let my personal matter interfere my job. I said that you've became my motivation right? If you still remember of course. Well, that wasn't just a bullshit. Now, I have to live that motivation within myself. Sorry for being silly, being weird, being weak, or being annoying. That's me. I'm just trying to develop myself to become a little better. The last one, how dare you cheating on me. You scratched my soul with your name while I can't do it on yours. Then, what should I do with this scar? Well, I'll just let it be then. Hahahaha...
I just want anyone who read this to understand one thing: I have no regrets.

By the way, thanks for reading this scrap. I greatly appreciate it... But, for those who doesn't know me and doesn't like this one, don't judge me. Just shut your mouth up and leave, I won't bother to hold you back... xD



PS: Juangkreeeeekkk!! utekku lagek mlaku lek jam semene. Payah pek... =..=

5.05.2011

「Why does it rain, rain, rain... down on Utopia?」 Within Temptation ft. Chris Jones - Utopia

2.02.2011

Mainan Baru. Plesotan, eh, Plestesen 2.

「aaa...aa...aaaaaa..aaaaaaaaaAAA... (WTF! there's no such lyrics like this -_-)」 Persona 3 OST - Poem of Everybody's Struggle

Kali ini aku mengalami displace dalam wifian. Mengapa begitu? Karena Dewa Petir mengamuk dan menghancurkan FIB berkeping-keping dan membuat para mahasiswa, serta dekan dan antek-anteknya terbang bagai anai-anai. Haha, nggak kok becanda, berita itu bohong adanya. Aku aja ga ngerti anai-anai itu apaan.
Wifi FIB dimatiin dan aku gak tau kenapa, akhirnya aku nyari tempat koneksi yang baru kemudian akhirnya akupun kepikiran buat daftar di perpustakaan Kampus B. Berhubung aku males sendirian, akhirnya aku bawa satu orang lagi buat jadi companion, Lazu. Seperti yang sudah dikabarkan, wifi perpus ga bisa buat direct download, SIAL!!. Tapi... untung buat torrent jalan dan bahkan tembus 600kbps
yak, berhubung aku cuma bawa 1 party rasanya cukup menyenangkan. Tenang, damai, nyaman pula soalnya ga ada yang minjem. Soalnya seringkali aku bawa laptop, tapi seharian dipinjem dan akupun hanya make selama beberapa menit saja. Mau ga dipinjemi juga ntar dikatai pelit. Padahal ada dari mereka yang punya laptop sendiri


BTW, minggu-minggu ini cukup intens buat persiapan kegiatan sabtu-minggu next week. Anak-anak perlangkapan yang paling keliatan kerja kerasnya. Aku sendiri masuk Publikasi. Disuruh bikin poster, stiker, baliho, sama spanduk.


Itu baliho...

Itu Poster...

Itu Spanduk...

Yang paling beda dan rada absurd ini adalah stiker...
Sebenernya publikasi sendiri ada 4 orang. Tapi yah... kita cuma kerja bertiga dan kita mampu.


Well, soal itu mending jangan dibahas. Lagian kayaknya banyak yang kena tekanan. hahaha...
Sekarang di kost ada hiburan baru, PS2. Pada bertanya-tanya gimana aku bisa dapet tu barang? Ya, nyolong dari rumah. Aku tau nyolong dari rumah sama aja bukan nyolong, apalagi aku bilang dulu ke orang rumah dan ternyata boleh. Jadilah saya sebagai pencuri yang minta ijin dulu pada orang yang punya barang yang akan dicuri. Absurd sekali.


Segitu dulu aja deh. mau main Persona 3 dulu xD

NB: komen seperti apapun dipersilakan... xD
2 comments

11.30.2010

Saras 008 dan Godzilla - Bersama Mereka Aku Berbagi

「Kagirinaku hirogaru masshiro na ashita ni nani wo egaku.」 ROOKiEZ is PUNK'D - Complication

Pulang malam seperti biasa...
Hari ini, tepatnya malam ini ga ada kejadian spesial yang terjadi kecuali bangun jam setengah 10 pagi[?] dan terpaksa bolos kuliah chuukyu. Begitu berangkat kuliah, aku langsung masuk ke SC, buka laptop, dan bercinta dengan laptop tersayang.
Fuh, sedikit lega karena kerjaan sedikit berkurang.


Well, di post sebelumnya kan aku udah menyatakan kalo aku adalah Ranger merah gak akan lega sebelum November berakhir. Finally, November has reached its END!!
Mau tau apa yang bikin aku sebegitu paranoidnya sama November taun ini? mau tau kan? mau dong~
Aku main kelereng sama Obama.



YA NGGAKLAH!!
Tapi jadi ketua Bakti Sosial
Yah, bagi kalian yang biasa jadi ketua, mungkin ngeremehin aku kenapa cuman gitu doang mikirnya sampe segitunya. Aku baru kali ini mimpin sesuatu kayak gini, jadi experienceless. Jadi aku harus nyiapin apa aja yang musti disiapin dan... well, I think I'm not that bad. Kekuranganku ditutupi oleh anggota panitiaku yang bener-bener unbreakable, meskipun banyak diantara mereka yang sehari sebelum acara merangkap sebagai panitia seminar di departemen Sastra Jepang, departemenku.

Okay, let's explore the days past. Karena kegiatan Baksos kemarin diadakan selama 2 hari, maka di post ini juga bakal aku jadikan 2 chapter. Check it below:


Day 1 - The Beginning. Struggle against 5 years-old children.
Sudah tau kan dari titlenya? "5 years-old children". Ya, kita ke taman kanak-kanak, berbagi bersama anak-anak kecil yang nanti gedenya berpotensi menjadi Saras 008 atau bahkan jadi Godzilla.

Kita siap-siap pukul 7.00 pagi, hari Sabtu 27 November 2010 dan berangkat pukul 07.45. Begitu kita sampai di TK tempat kita mengadakan acara, kita disambut dengan para "hatchlings" itu dengan sorakan, kemudian kita dilempar tomat.
Bukan! Yang bener, kita masuk ke kelas setelah laporan utama dulu bersama ibu kepala sekolah yang-anaknya-kuliah-di-desgraf-UPN. Bener-bener emang! Anak kecil sekarang udah mengalami pendewasaan dini! Seperti kalian mengalami penuaan dini. Masa baru masuk langsung ada yang nyeletuk "Eh masnya ganteng." mungkin tu anak nunjuk ke aku , terus "Eh, mas yang rambutnya panjang itu kayak bencong!" nah yang ini jelas nunjuk sebelahku.
Kita masuk, pembukaan. Apesnya aku yang musti ngasih sambutan. Kemudian mereka diajari main sambil belajar origami, mini games, buat Teru-teru Bouzu (boneka penangkal hujan khas Jepang) sampai belajar greetings dalam bahasa Jepang.
Kalo kubayangkan sih kita disini berasa nyari kloningan kita waktu kecil. Seperti Risda yang 'nemu' anak yang mirip Riza -pacarnya-, sampai ditemukannya makhluk Epic yang sebenarnya sudah punah tapi masih bertahan satu lembar. Ya, anak itu mengalami kesialan karena sudah mirip sama aku. Namanya Nemo.
Pukul 10.00 acara selesai dan kita balik ke kampus buat prepare untuk keesokan harinya.




Day 2 - The Final. Those who care about the one who lost their parents.
Hari ini sedikit telat sih waktu ngumpulnya daripada yang kemarin. Tapi gak masalah, kita sampai dengan tidak tepat waktu di tujuan selanjutnya, Panti Asuhan.
Acaranya sama seperti kemarin, cuman kali ini lebih lam satu jam dan ada tambahan acara dari sang koordinator perlengkapan, Ghofur. Berhubung tempat yang ga begitu besar, aku command para panitia untuk gantian dan jangan semuanya masuk karena aku yakin bakal gak efektif. Waktu kulihat acara berjalan sesuai rencana, dan berhubung aku pegang kamera, aku iseng beberapa menit untuk mengambil foto...



Kelakuan absurd bos [DPO] saya. Jangan ditiru.


Menyenangkan bisa berbagi bersama mereka yang membutuhkan. Aku sedikit bersyukur karena tidak jadi mengadakan acara sharing karena bisa jadi mereka -dan tentu saja kita- akan menangis. Tujuan acaraku adalah berbagi, belajar, dan bersenang-senang. Aku gagal jika ada salah satu saja diantar panitia dan peserta yang menangis karena acara ini.
Pukul 11.00, acara selesai dan kita kembali ke kampus. I've finished my job well, hopefully.

-Epilogue-
Besok udah waktunya buat sedikit lebih fokus ke urusan kuliah, dan beberapa event lain yang akan menghantuiku. I'll face them!! Tapi yang paling penting, jangan sampai aku bangun kesiangan kayak tadi...
Sedikit hal yang menggangguku, "Bisa nggak sih aku menjadi leader yang lebih baik dari itu dan dipercaya sama anggota-anggotaku?"
Tentu saja aku berharap bisa, tapi aku tidak akan bisa kalo aku tidak dipercaya.
Kepercayaan adalah sesuatu yang rumit, jika aku mendapatkannya maka aku harus menjaganya. Karena kekecewaan akibat gagalnya sebuah kepercayaan hanya akan memiliki 10% kemungkinan untuk mendapatkan kepercayaan itu kembali.
Begitu menurutku....

11.03.2010

Alam dan Teknologi pun Bersinkronisasi, Kamu?

Scrap: 「yatto mitsuketa, atarashii asa wa...」 SID - Rain

Saya, Alfi Ardian Pratama menyatakan, TIDAK AKAN LEGA SEBELUM BULAN NOVEMBER INI TERLEWATI!

Baiklah, sekedar memperjelas saja kalau ini bukanlah sumpah pocong atau sumpah jenglot apalagi sumpah jerangkong, tapi memang kenyataannya aku memang sok sibuk banget sampe-sampe buat pup aja kadang-kadang nunda [based on true story].


Acara yang bikin aku teriak-teriak koplak kayak sapi dicium banci tadi adalah: Baksos dan Seminar. Ada juga sih beberapa hal yang emang harus dikerjakan tapi dengan gobloknya aku santai saja sambil leha-leha main Battle Stations atau Warstorm.
Ini nih penyakit yang bikin aku ga maju-maju. Tiap mau ngerjain sesuatu, tapi malah sering tertunda gara-gara adanya teknologi. Aaahh~~ seandainya nggak ada teknologi kayak sekarang...
Yah ini memang masalah sih, tapi aku juga tau diri kalo ada hal-hal yang harus dikerjakan maka AKAN KUKERJAKAN! Satu lagi, aku masih menganggap kalo aku justru baru bisa mengeluarkan kekuatan jika udah kepepet. Bukan, ini bukan soal Perang Dingin atau Perang Anget, tapi ini soal proses yang tertunda kemudian seketika diselesaikan dalam damai dengan hasil yang patut diacungi jempol walaupun itu jempol kaki yang cantengan. Semoga saja, dan tentunya harus! Karena aku nggak ngerjain itu sendirian, tapi bersama orang-orang hebat yang kuanggap teman, rekan, sahabat, dan nyambik.


Oh well, sekarang aku lagi tertarik sama majalah National Geographic. Sebenernya pingin beli majalahnya yang asli sih, tapi masalahnya aku ga tau belinya dimana *karena aku emang ga sering-sering banget nyambangin toko buku* selain itu karena emang yahh.... Lagi-lagi urusan duit. Jadi yah akhirnya aku download aja, toh buat koleksi sendiri. Aku dari dulu selalu pingin ngoleksi sesuatu yang ada hubungannya dengan dunia, terutama alam. I'd like to imagine how is it like to be out there, thanks to technology that I can explore my mind with this kind of things. Tadi aku mikir seandainya teknologi ga kayak sekarang, eh barusan malah bersyukur. Juangkrek ancene teknologi iku, kadang mbencekno kadang nyenengno.


well then, semoga ketertarikanku sama alam ga pernah luntur. Alam mbah dukun, terutama hujan selalu bikin hidup lebih berasa. I love rain, cuz in the rain no one knows that I wets my pants.
2 comments